Sekda Malinau Dorong Pegiat TBM Perkuat Gerakan Literasi hingga ke Masyarakat

Literasi

Penulis : Medry | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong penguatan budaya literasi masyarakat melalui peningkatan kapasitas para pegiat Taman Bacaan Masyarakat atau TBM.

Bacaan Lainnya

Hal itu ditandai dengan digelarnya Pelatihan Penguatan Kapasitas Pegiat TBM Kabupaten Malinau yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., di Ruang Laga Feratu, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan sekaligus penguatan bagi para pegiat TBM agar semakin mampu menghadirkan layanan literasi yang dekat, menarik, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Ernes Silvanus menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan Ikatan TBM Kabupaten Malinau yang terus menunjukkan perkembangan. Menurutnya, keberadaan TBM yang awalnya tumbuh dari komunitas kecil kini telah menjadi bagian penting dalam mendorong budaya baca di daerah.

Ia menilai, setiap organisasi besar tidak lahir secara instan, tetapi berawal dari langkah kecil yang dibangun dengan komitmen, kerja sama, dan semangat untuk terus berkembang.

“Kalau kita berbicara tentang penguatan kapasitas, berarti ada yang ingin kita kuatkan. Harapannya, kegiatan literasi yang dilakukan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Ernes.

Melalui pelatihan ini, Ernes berharap para pegiat TBM dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola taman bacaan. Ia menegaskan, TBM tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang membangun kreativitas masyarakat.

Ernes juga mendorong para pegiat TBM untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan ilmu pengetahuan.

“Ruang baca harus dibuat nyaman, menarik, dan mengikuti perkembangan teknologi. Dengan begitu, masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, semakin tertarik untuk membaca dan belajar,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan gerakan literasi di Kabupaten Malinau.

Menurutnya, penguatan literasi tidak dapat hanya bertumpu pada satu pihak. Dibutuhkan sinergi bersama agar TBM dapat terus tumbuh dan memberi kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Mengakhiri sambutannya, Ernes mengajak seluruh pegiat TBM untuk menjaga semangat, memperkuat kreativitas, serta menjadikan pelatihan ini sebagai bekal dalam mengembangkan budaya membaca di lingkungan masing-masing. (md)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *