Wabup Jakaria Lepas Empat Atlet Catur Malinau, Siap Berlaga di Turnamen Internasional Kuala Lumpur

Atlet Catur

MALINAU, PIJARMALINAU.COM Empat atlet catur kelompok umur asal Kabupaten Malinau akan berlaga pada turnamen internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28–30 Agustus 2026. Salah satu atlet yang diberangkatkan masih berusia enam tahun dan telah memiliki pengalaman bertanding di ajang internasional.

Keempat atlet tersebut dilepas Wakil Bupati Malinau sekaligus Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Malinau Jakaria, S.E., M.Si., bersama Ketua KONI Kabupaten Malinau, Rabu (26/8/2026).

Bacaan Lainnya

Jakaria mengatakan, para atlet yang diberangkatkan merupakan pecatur kelompok umur yang telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai kompetisi.

Selain atlet berusia enam tahun yang sebelumnya pernah mengikuti turnamen catur internasional di Kuala Lumpur, rombongan Malinau juga diperkuat atlet kategori U-12 dan U-14 yang telah bertanding di sejumlah kejuaraan.

Dalam turnamen tersebut, empat atlet Malinau akan didampingi Michael Owen, pelatih bergelar Master Internasional. Ia akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para atlet selama mengikuti kompetisi.

Keberangkatan mereka mendapat dukungan KONI Kabupaten Malinau, termasuk pembiayaan yang diperlukan selama mengikuti turnamen internasional tersebut.

Menurut Jakaria, keikutsertaan para pecatur muda itu tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengejar prestasi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Malinau dalam kompetisi di luar negeri.

“Ini bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi duta Malinau,” ujar Jakaria.

Ia berharap para atlet mampu tampil maksimal sekaligus memanfaatkan turnamen tersebut untuk menambah pengalaman bertanding. Keikutsertaan di Kuala Lumpur juga diharapkan menjadi kesempatan memperkenalkan Malinau sebagai daerah perbatasan dan bagian dari pedalaman Kalimantan Utara.

“Harapan kita tentu mereka bisa membawa pulang prestasi dan gelar juara,” katanya.

Partisipasi empat atlet kelompok umur tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan olahraga catur di Malinau, khususnya bagi atlet usia dini. Pengalaman bertanding di level internasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menghadapi kompetisi berikutnya di tingkat nasional maupun internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *