Penulis : Becham | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, SE., bersama sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Malinau menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Respen Tubu, RT 6, Kecamatan Malinau Utara, Jumat (30/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran yang terjadi pada Minggu (25/1/2026), yang menghanguskan sejumlah rumah dan menyebabkan beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.
Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan empati organisasi wanita terhadap warga yang tertimpa musibah. Dari hasil penggalangan dana bersama, total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp51.800.000.
Dana tersebut berasal dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan TP PKK Kabupaten Malinau sebesar Rp19.000.000, serta tambahan dari unsur PKK dan organisasi wanita lainnya sebesar Rp17.000.000, yang dikumpulkan melalui gerakan solidaritas bersama.
Dalam sambutannya, Ny. Maylenty Wempi menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban kebakaran, khususnya kepada Ibu Marlen beserta keluarga dan keluarga lain yang terdampak.
“Kami hadir hari ini membawa kepedulian dan kasih dari seluruh ibu-ibu serta organisasi wanita di Kabupaten Malinau. Musibah ini bukan hanya tentang kehilangan harta benda, tetapi juga meninggalkan luka batin yang tidak mudah dilupakan,” ujar Maylenty Wempi.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban, sekaligus menjadi penguat di tengah masa sulit yang sedang dihadapi.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak dan menjadi penguat agar tetap tabah menghadapi ujian ini,” tambahnya.
Maylenty juga mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran tersebut sangat menyentuh hatinya secara pribadi, mengingat kawasan yang terdampak dihuni oleh keluarga besar yang hidup berdampingan dengan ikatan kekeluargaan yang kuat.
“Yang paling saya pikirkan saat mendengar kabar ini adalah kondisi seluruh keluarga yang tinggal di sekitar lokasi. Ikatan kekeluargaan di lingkungan ini sangat kuat, sehingga duka yang dirasakan adalah duka kita bersama,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengapresiasi keterlibatan berbagai organisasi wanita yang dengan cepat bergerak menunjukkan solidaritas dan empati kepada sesama.
“Inilah wujud nyata kepedulian kita sebagai saudara. Gerakan kecil ini semoga membawa manfaat dan menjadi penguat bagi keluarga yang sedang diuji,” katanya.
Adapun organisasi wanita yang terlibat dalam aksi sosial ini antara lain TP PKK, Dekranasda, Pokja Bunda PAUD, Pokja Posyandu, Pokja Literasi, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Dharma Wanita Persatuan. (bc)








