Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Digitalisasi tidak lagi hanya menjadi wajah kota-kota besar. Dari wilayah perbatasan Indonesia, Kabupaten Malinau menunjukkan bahwa teknologi juga dapat menjadi penggerak pelayanan pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Komitmen itu terlihat dalam pendampingan admin dan operator Sistem Informasi Pendataan IKM, UMKM dan Koperasi serta Sistem Promosi UMKM yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau di Ruang Media Center, (10/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan pada 7 Juli 2026. Pendampingan melibatkan operator dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPMPTSP, TP PKK, Dekranasda, serta Komunitas UMKM Kabupaten Malinau.
Para operator mendapatkan pendampingan teknis mengenai pengelolaan data pelaku usaha, verifikasi informasi, pemutakhiran profil usaha, hingga pengelolaan produk yang akan ditampilkan melalui media promosi digital.
Kepala Bidang TIK dan E-Government Diskominfo Kabupaten Malinau, Donius, S.E., mengatakan kesiapan operator menjadi kunci agar sistem yang telah dibangun tidak berhenti sebagai aplikasi, tetapi benar-benar digunakan untuk mendukung pengembangan UMKM.
“Kita tidak hanya membangun sistem, tetapi juga membangun budaya kerja berbasis data. Operator harus memastikan informasi pelaku usaha diinput secara lengkap, diverifikasi, dan terus diperbarui agar pemerintah memiliki dasar yang tepat dalam menyusun program,” ujar Donius.
Menurutnya, sistem pendataan akan membantu pemerintah melihat kondisi riil pelaku IKM, UMKM dan koperasi, mulai dari sebaran usaha, jenis produk, legalitas, hingga kebutuhan pembinaan.
Sementara Sistem Promosi UMKM disiapkan untuk memperluas ruang publikasi produk lokal Malinau. Kehadiran platform tersebut diharapkan membuat promosi produk tidak lagi bergantung pada pameran atau pemasaran konvensional.
“Malinau adalah daerah perbatasan, tetapi bukan berarti tertinggal dalam teknologi. Melalui SAGET, kita ingin menunjukkan bahwa daerah juga mampu membangun pelayanan modern dan ekosistem digital yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Kedua aplikasi itu menjadi bagian dari Ekosistem Digital Smart Government atau SAGET, yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Malinau untuk menghubungkan data, layanan publik, dan kebutuhan pengambilan kebijakan.








