Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital layanan publik.
Sebagai daerah perbatasan, Malinau ingin membuktikan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya menjadi milik kota besar, tetapi juga dapat hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.
Komitmen itu terlihat melalui uji coba Digitalisasi Pelayanan Kesehatan RSUD yang dilakukan pada Senin, 6 Juli 2026.
Sistem ini menjadi salah satu bagian dari Ekosistem Digital SAGET atau Smart Government yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Malinau untuk menghadirkan layanan publik yang lebih terintegrasi, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau, Francis, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran Diskominfo Kabupaten Malinau dan tim Pijar Tech.
Uji coba ini menjadi bagian dari tahapan akhir sebelum sistem resmi diluncurkan atau go live kepada masyarakat dalam waktu dekat.
Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh fitur, alur layanan, tampilan sistem, hingga validitas data benar-benar siap sebelum digunakan secara luas.
Melalui sistem ini, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai informasi layanan RSUD secara lebih mudah. Mulai dari daftar online, pengecekan ketersediaan kamar, informasi tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, hingga pemberian penilaian langsung terhadap pelayanan yang diterima.
Fitur penilaian ini menjadi salah satu bagian penting dalam sistem. Sebab, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga dapat memberikan masukan secara langsung.
Setiap penilaian yang masuk akan terekam secara digital dan menjadi bahan monitoring serta evaluasi, termasuk laporan yang dapat dilihat oleh pimpinan daerah.
Asisten III Setda Malinau, Francis, mengatakan uji coba tersebut penting dilakukan untuk memastikan sistem benar-benar siap sebelum dibuka kepada masyarakat.
“Yang paling penting, sebelum digunakan masyarakat, sistem ini harus dipastikan berjalan dengan baik. Mulai dari data, alur layanan, hingga kemudahan aksesnya harus benar-benar siap,” ujar Francis.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan sektor yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, digitalisasi layanan RSUD diharapkan mampu mempercepat akses informasi, mempermudah pelayanan, sekaligus meningkatkan transparansi dan kualitas layanan publik.








