MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pengembangan karakter. Komitmen tersebut disampaikan saat pembukaan Pekan Pemuda Daerah GKII Sungai Malinau ke-2 Tahun 2026 yang mengusung tema “Rise and Impact” (Bangkit dan Berdampak) di Gedung GKII Tanjung Nanga, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Drs. Agustinus, M.AP., yang hadir mewakili Bupati Malinau.
Dalam sambutan tertulis Bupati Malinau yang dibacakannya, Agustinus menilai tema Rise and Impact sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga harus mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan, gereja, serta masyarakat.
“Generasi muda tidak hanya dituntut untuk bangkit menjadi pribadi yang berkualitas, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan daerah,” demikian pesan Bupati Malinau yang dibacakan Agustinus.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemuda Daerah GKII Sungai Malinau beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pekan Pemuda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang pembinaan yang penting untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta membentuk karakter kepemimpinan generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Malinau memandang pembinaan kepemudaan berbasis nilai-nilai keagamaan sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Agustinus juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Karena itu, pemuda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana tanpa kehilangan jati diri serta tetap berpegang pada nilai-nilai iman, budaya, dan moral.
“Melalui kegiatan ini saya berharap para pemuda GKII Sungai Malinau semakin bertumbuh dalam iman, memiliki semangat pelayanan, serta menjadi pelopor dalam membangun kehidupan yang harmonis, toleran, dan produktif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malinau akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembinaan generasi muda yang dilaksanakan oleh organisasi kepemudaan maupun lembaga keagamaan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, gereja, keluarga, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kami meyakini bahwa masa depan Kabupaten Malinau berada di tangan generasi muda yang beriman, berkarakter, dan memiliki semangat untuk melayani sesama,” katanya.
Lebih lanjut, pemerintah berharap kegiatan seperti Pekan Pemuda GKII tidak hanya menjadi ajang persekutuan, tetapi juga melahirkan generasi yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Agustinus berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar, membawa berkat bagi seluruh peserta, serta menjadi momentum lahirnya pemuda-pemudi yang benar-benar mampu bangkit dan memberikan dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan Kabupaten Malinau.
Melalui semangat Rise and Impact, Pekan Pemuda Daerah GKII Sungai Malinau ke-2 diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter yang tidak hanya memperkuat kehidupan rohani peserta, tetapi juga mempersiapkan generasi muda sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan nilai, inspirasi, dan pelayanan nyata bagi kemajuan Bumi Intimung.








