Bupati Malinau Cup Jadi Jalur Penjaringan Atlet, PASI Bidik 20 Emas Porprov II Kaltara 2026

PASI
Sejumlah atlet PASI Malinau mengikuti latihan dan seleksi persiapan menuju Porprov II Kalimantan Utara 2026 di Stadion Utama Malinau, Rabu (2/9/2026).

MALINAU, PIJARMALINAU.COM Bupati Malinau Cup menjadi salah satu jalur penting bagi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Malinau dalam menjaring atlet lokal untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara. Dari ajang tersebut, sekitar 70 hingga 80 persen atlet yang kini dipersiapkan PASI berasal dari hasil penjaringan kompetisi di daerah.

Lebih dari 40 atlet saat ini masuk dalam proses seleksi dan persiapan menuju Porprov II. PASI Malinau menargetkan mampu meraih 20 medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Bacaan Lainnya
Ketua PASI Kabupaten Malinau, Yulius Ruruk Pasiakan, memberikan keterangan terkait persiapan atlet menghadapi Porprov II Kaltara 2026 di Stadion Utama Malinau, Rabu (2/9/2026).

Ketua PASI Kabupaten Malinau, Yulius Ruruk Pasiakan, mengatakan Bupati Malinau Cup memberi dampak langsung terhadap proses pencarian atlet potensial. Atlet yang meraih peringkat pertama hingga ketiga kemudian masuk dalam tahapan seleksi lanjutan.

“Kalau kami di PASI, jujur sekitar 70 sampai 80 persen atlet memang hasil dari BMC. Jadi sangat berpengaruh untuk penjaringan atlet,” kata Yulius saat diwawancarai, Rabu sore (2/9/2026).

Seleksi selanjutnya dilakukan dengan melihat limit atau catatan kemampuan masing-masing atlet. Mereka yang memenuhi standar akan terus mengikuti program latihan untuk dipersiapkan memperkuat Malinau.

Menurut Yulius, atlet yang mengikuti persiapan sebagian besar berasal dari jenjang SMP dan SMA dengan rata-rata usia di bawah 17 tahun. PASI juga memprioritaskan atlet lokal Malinau dalam pembentukan tim Porprov II.

Target 20 emas dipasang setelah PASI Malinau sebelumnya mampu menyumbangkan delapan medali emas pada Kejuaraan Provinsi di Bulungan.

“Walaupun kepengurusan kami baru satu tahun, kemarin di Kejurprov Bulungan kami menyumbang delapan emas. Di Porprov kedua ini target kami 20 emas,” ujarnya.

Yulius turut mengapresiasi dukungan Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE., MH terhadap pembinaan olahraga, termasuk melalui penyelenggaraan Bupati Malinau Cup. Kompetisi tersebut dinilai memberi kesempatan kepada PASI melihat langsung potensi atlet yang selanjutnya dibina menuju kejuaraan yang lebih tinggi.

Dari komposisi sementara, kebutuhan atlet putra telah terpenuhi hampir 90 persen. PASI masih membutuhkan atlet putri untuk sejumlah nomor tolak, lempar dan lompat, serta atlet putra dan putri pada nomor jalan cepat.

Dampak penyelenggaraan kompetisi di daerah juga dirasakan langsung atlet. Salah satunya, Jesika Marshalena, yang kini dipersiapkan untuk nomor lari 100 meter dan estafet.

Atlet PASI Malinau, Jesika Marshalena, memberikan keterangan usai mengikuti latihan persiapan menuju Porprov II Kalimantan Utara 2026 di Stadion Utama Malinau, Rabu (2/9/2026).

Pelajar SMK Negeri 2 Malinau Kota tersebut sebelumnya meraih dua medali emas pada Porprov 2022 di Tanjung Selor, dua emas pada Kejurprov serta satu emas pada Bupati Malinau Cup.

Jesika menilai kompetisi seperti Bupati Malinau Cup penting karena memberi kesempatan kepada atlet, termasuk atlet pemula, untuk mengukur kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.

“Untuk atlet pemula, ajang seperti Bupati Malinau Cup sangat penting karena mereka bisa mencoba. Bagi kami, kekalahan juga menjadi bahan belajar agar bisa lebih baik,” katanya.

Jesika juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malinau Wempi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada atlet serta pembinaan olahraga di Malinau. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berlatih dan mengejar prestasi.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Malinau atas dukungannya kepada kami para atlet,” ujar Jesika. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *