MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Sebanyak 20.000 ekor benih ikan patin ditebar di Sungai Sesayap, Kabupaten Malinau, Kamis (3/9/2026), sebagai upaya menambah populasi ikan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Kegiatan restocking ikan yang dilaksanakan PT Damai Bangun Jaya tersebut berlangsung di Tepian Sungai Sesayap, Tubu Cafe.
Pemerintah Kabupaten Malinau meminta masyarakat ikut menjaga benih yang telah dilepas agar dapat berkembang hingga mencapai ukuran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan keberhasilan restocking tidak hanya ditentukan oleh jumlah benih yang ditebar, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan ikan setelah dilepas ke perairan.
“Keberhasilan program restocking ini membutuhkan keterlibatan bersama. Untuk itu, kita mengajak para nelayan, kepala desa serta masyarakat untuk ikut menjaga benih ikan yang telah dilepasliarkan hingga berkembang dan mencapai ukuran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” kata Ernes.
Menurutnya, restocking bukan semata-mata bertujuan menambah populasi ikan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta mendorong masyarakat menghindari pola penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.
Pemkab Malinau mengapresiasi langkah PT Damai Bangun Jaya yang melakukan penebaran 20.000 benih ikan patin tersebut.
Ernes berharap kontribusi serupa juga dapat dilakukan perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Malinau dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan bidang usaha masing-masing.
Kontribusi tersebut, kata dia, tidak harus selalu dilakukan melalui penebaran benih ikan.
Dukungan juga dapat diarahkan ke sektor lain seperti pertanian, perkebunan, hortikultura, maupun pemberdayaan nelayan, petani dan pelaku UMKM.
“Tidak harus selalu dalam bentuk benih ikan, tetapi bisa melalui bidang pertanian, perkebunan, hortikultura dengan membantu nelayan, petani maupun UMKM kita. Silakan disesuaikan dengan bidang masing-masing, yang penting bagaimana kita bersama-sama membantu masyarakat,” ujarnya. (*)









