Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pemerintah Kabupaten Malinau menandatangani Nota Kesepakatan Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) “Malinau Saget” di Ruang Intulun, Senin (24/11/2025).
Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan publik terpadu yang melibatkan instansi vertikal dan perangkat daerah.
Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H. mengatakan bahwa kerja kolaboratif merupakan kunci dari berbagai capaian yang berhasil diraih daerah dalam beberapa pekan terakhir.
“Beberapa minggu ini kita melihat banyak hal baik terjadi di Malinau. Semua itu bukan berdiri sendiri, tetapi buah dari kolaborasi pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bupati Wempi dalam sambutannya.
Ia juga menyinggung suksesnya penyelenggaraan Irau ke-11 yang menarik perhatian nasional pada Oktober lalu.
Menurutnya, apresiasi datang tidak hanya dari kementerian dan pemerintah pusat, tetapi juga dari berbagai media besar.
“Irau kemarin mendapat apresiasi dari banyak pihak, bahkan media nasional seperti TV One, MNC Group, Tempo dan Kompas ikut mengangkatnya. Ini menunjukkan Malinau semakin dikenal karena kerja bersama kita,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Wempi baru-baru ini dipercaya menjadi narasumber nasional dalam pembahasan kebijakan pendidikan, sekaligus menerima penghargaan tertinggi dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia.
Pada sektor kesehatan, Pemkab Malinau juga memperkuat layanan melalui kerja sama dengan BPJS. Salah satu langkah strategisnya adalah pembiayaan rujukan udara bagi masyarakat wilayah pedalaman menggunakan pesawat misi MAP dan Smart Aviation.
“Kita ingin memastikan bahwa akses kesehatan untuk masyarakat di wilayah jauh tetap terjamin. Karena itu, rujukan udara kami perkuat melalui kerja sama yang lebih erat dengan BPJS,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Malinau Juari Lakai, S.Sos., M.M. menjelaskan bahwa MPP “Malinau Saget”, akronim dari Smart Government yang bermakna cepat, tepat, akurat akan menjadi pusat layanan terpadu pertama di Malinau yang menyatukan banyak urusan publik dalam satu tempat.
“MPP Malinau Saget ini akan memudahkan masyarakat karena semua layanan inti bisa diakses di satu lokasi. Konsepnya sederhana: pelayanan cepat, tepat, dan akurat,” jelas Juari.
Juari menyebut sejumlah instansi sudah siap membuka gerai layanan, antara lain Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Kantor Pertanahan, Kementerian Agama, PDAM Apa’ Mening, hingga KSP CU Femung Pebaya.
“OPD yang memberikan layanan langsung seperti perizinan usaha, OSS, SIMBG, dan layanan tata ruang juga sudah kita siapkan untuk tahap awal,” tambahnya.
Pembangunan MPP sendiri telah berlangsung selama dua tahun. Menurut Juari, MPP “Malinau Saget” dijadwalkan akan diresmikan oleh Kementerian PAN-RB pada Desember 2025. Menariknya, MPP ini juga ditunjuk sebagai salah satu sampel penilaian Adipura Kalimantan Utara.
Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan ini, Pemkab Malinau menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, terintegrasi, dan mudah dijangkau oleh masyarakat. (md)








