Dalam Kunjungan ke Sidrap, Bupati Wempi Paparkan Kondisi Geografis dan Potensi Daerah

Sidrap

Penulis : Medry | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Kunjungan kerja Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, SE., MH ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/4/2026), tidak sekadar menjadi agenda seremonial.

Bacaan Lainnya

Momentum tersebut sekaligus mencerminkan arah kepemimpinan yang menitikberatkan pada kolaborasi, optimalisasi potensi daerah, serta penguatan sumber daya manusia.

Dalam kegiatan ramah tamah bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap, Bupati Wempi memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan kondisi riil Kabupaten Malinau, mulai dari tantangan geografis hingga peluang pengembangan daerah.

Ia menjelaskan bahwa luas wilayah Malinau yang signifikan, dengan kondisi geografis yang beragam dan aksesibilitas terbatas, menjadi tantangan utama dalam pembangunan.

“Wilayah kami sangat luas, akses tidak selalu mudah. Tapi justru dari situ kami belajar membangun dengan pendekatan yang tepat, sesuai kondisi daerah,” ujarnya.

Pemaparan tersebut menunjukkan karakter kepemimpinan yang adaptif, di mana keterbatasan tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang realistis dan terukur.

Selain itu, Bupati Wempi juga menegaskan besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Malinau, khususnya di sektor energi terbarukan melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Potensi ini dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya bagi daerah, tetapi juga dalam mendukung kebutuhan energi nasional, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Potensi yang kami miliki bukan hanya untuk Malinau, tetapi juga bisa memberi manfaat lebih luas,” katanya.

Di sektor pembangunan manusia, Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong program Desa Sarjana Unggul sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara merata di seluruh desa.

“Pembangunan itu harus dimulai dari manusianya. Kami ingin setiap desa punya SDM yang mampu membangun daerahnya sendiri,” tegasnya.

Komitmen tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas manusia sebagai penggerak utama pembangunan.

Dalam aspek ekonomi, Bupati Wempi juga secara terbuka mengakui bahwa Malinau masih bergantung pada pasokan bahan pokok dari luar daerah, termasuk dari Sidrap. Kondisi ini dinilai sebagai peluang untuk membangun kerja sama strategis yang saling menguntungkan, khususnya dalam memperkuat distribusi pangan.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antar daerah menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidrap, sekaligus mengundang untuk melakukan kunjungan balasan ke Malinau.

“Kami ingin hubungan ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berkembang menjadi kerja sama nyata yang saling menguatkan,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *