Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Kehadiran Ekosistem Digital Smart Government atau SAGET mendapat apresiasi dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Malinau. Sistem tersebut dinilai mampu mempercepat akses informasi sekaligus membangun satu data pelaku usaha sebagai dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih adil, merata dan tepat sasaran.
Apresiasi itu salah satunya disampaikan Aida Lestari, pelaku UMKM bidang kuliner di Kecamatan Malinau Kota, saat mengikuti sosialisasi dan pendampingan pendataan UMKM, Industri Kecil Menengah dan koperasi di Aula Kecamatan Malinau Kota, Selasa (14/7/2026).
Melalui SAGET, data pelaku UMKM, IKM dan koperasi dihimpun dalam satu basis data terintegrasi. Informasi yang dicatat mencakup identitas pelaku, lokasi dan jenis usaha, legalitas, produk, hingga kebutuhan pembinaan dan pengembangan usaha.
Keberadaan satu data tersebut diharapkan membantu Pemerintah Kabupaten Malinau mengetahui kondisi pelaku usaha secara lebih menyeluruh, termasuk siapa yang telah menerima program, siapa yang belum tersentuh bantuan, serta bentuk pendampingan yang dibutuhkan.
Dengan data yang valid dan terus diperbarui, program pelatihan, bantuan, fasilitasi pembiayaan hingga promosi produk dapat diberikan secara lebih transparan dan merata, sekaligus mengurangi risiko penerima program yang berulang.
“Sesuai namanya, SAGET berarti cepat. Dengan sistem ini kami bisa lebih cepat mendapatkan informasi kegiatan, mengetahui lokasi kegiatan, dan menyiapkan bahan lebih awal,” ujar Aida.
Menurutnya, digitalisasi memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi tanpa harus selalu datang ke kantor pemerintah. Namun, pemanfaatan layanan tersebut perlu didukung kualitas jaringan internet yang stabil.
“Karena pengisian data menggunakan internet, kami berharap jaringan tetap lancar. Kalau ada gangguan, semoga bisa segera diperbaiki supaya kami tidak kesulitan mengisi data,” katanya.
Harapan tersebut ditujukan kepada seluruh perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan internet yang beroperasi di Kabupaten Malinau agar turut mendukung percepatan transformasi digital daerah.
Kepala Disperindag Kabupaten Malinau, Sergius, S.Hut., M.M., mengatakan SAGET tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendataan, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal.
“Sistem ini bukan hanya untuk pendataan, tetapi juga menjadi tempat mempromosikan produk yang mereka jual,” kata Sergius.
Pengembangan SAGET sejalan dengan arah kepemimpinan Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang mendorong pelayanan pemerintahan berbasis data dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ketika pemerintah daerah telah menyiapkan sistem digital untuk memperkuat ekonomi masyarakat, para penyedia jaringan diharapkan ikut mengambil peran melalui layanan internet yang stabil, merata dan dapat diandalkan.








