Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Kehadiran Tentara Nasional Indonesia di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan pengamanan dan penjagaan kedaulatan negara. Di Kabupaten Malinau, TNI juga terlibat langsung membantu masyarakat melalui kegiatan sosial.
Hal itu terlihat dalam penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia yang dilaksanakan di halaman Kodim 0910/Malinau, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka Pembinaan Kekuatan Wilayah Nasional atau Binkatwilnas Ster TNI 2026 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si.
Usai kegiatan, Jakaria mengatakan bantuan sosial tersebut menjadi bukti bahwa negara tetap hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.
Menurutnya, kegiatan itu tidak boleh hanya dipandang sebagai seremoni, tetapi sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan terluar.
“Sebagai pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI yang selalu bersama rakyat dan terus menghadirkan negara di wilayah perbatasan,” ujar Jakaria.
Kabupaten Malinau memiliki garis perbatasan sekitar 504 kilometer yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Wilayah perbatasan tersebut mencakup empat kecamatan dengan kondisi geografis dan akses yang tidak mudah.
Jakaria menilai, kondisi tersebut membuat masyarakat perbatasan membutuhkan perhatian secara berkelanjutan, baik dalam bidang keamanan, pelayanan dasar maupun pembangunan.
Ia mengakui tugas prajurit TNI di kawasan perbatasan tidak ringan. Selain menjaga wilayah negara, personel TNI juga harus menghadapi berbagai tantangan sosial dan kondisi alam yang sulit.
Melalui Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan, TNI dinilai telah menjalankan peran yang lebih luas. Para prajurit tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan edukasi, motivasi dan pendampingan kepada masyarakat.
“Kehadiran TNI di perbatasan menunjukkan komitmen yang nyata. Mereka tidak hanya menjaga wilayah negara, tetapi juga hadir membantu masyarakat dan memberikan rasa aman,” katanya.
Jakaria berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat terus diperkuat. Kerja sama tersebut dinilai penting agar masyarakat perbatasan tetap mendapatkan perlindungan, pelayanan serta kesempatan pembangunan yang sama.
“Terima kasih, bravo untuk TNI,” tutupnya.








