Cegah Stunting, Desa Seruyung Ajak Warga Tanam Kelor di Setiap Rumah

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pemerintah Desa Seruyung, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, mengajak masyarakat memperkuat pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan bergizi di tingkat keluarga.

Salah satu langkah yang didorong ialah penanaman tanaman kelor di setiap rumah.

Bacaan Lainnya

Gerakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Gerakan Bersama Pencegahan Stunting dan Penanaman Kelor di Setiap Rumah”, Jumat, (11/9/2026).

Berdasarkan undangan resmi Pemerintah Desa Seruyung, kegiatan itu diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.

Masyarakat juga didorong memanfaatkan kelor sebagai salah satu sumber pangan bergizi bagi keluarga.

Penanaman kelor menjadi bagian utama dari gerakan tersebut. Tanaman ini dinilai dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

Melalui penanaman kelor di setiap rumah, masyarakat diharapkan memiliki alternatif sumber pangan bergizi yang mudah dibudidayakan dan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan pencegahan stunting tersebut tidak hanya diarahkan pada peran pemerintah desa. Keterlibatan kader PKK, keluarga dan masyarakat secara luas juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pemenuhan gizi.

Pemerintah Desa Seruyung mendorong agar gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Penanaman kelor dan pemanfaatan pangan bergizi diharapkan dapat berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam menerapkan pola konsumsi pangan yang lebih sehat.

Upaya tersebut sekaligus menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam pencegahan stunting.

Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung, gerakan yang dilakukan di tingkat desa diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Kegiatan pada Jumat mendatang menjadi bagian dari langkah Desa Seruyung untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting sekaligus pemanfaatan sumber pangan yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah.(kl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *