Pelatihan Pengolahan Cokelat di Malinau, Dorong Produk Lokal Jadi Unggulan

Pengolahan Cokelat

Penulis : Medry | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, SE secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pengolahan Cokelat yang digelar di Kantor PKK Kabupaten Malinau, Senin (19/5). Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara TP PKK Malinau dengan Dinas Pertanian Kabupaten Malinau sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi keluarga di daerah setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ny. Maylenty menegaskan bahwa pelatihan pengolahan cokelat ini merupakan bagian dari implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya Pokja III yang fokus pada peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga berhubungan dengan Pokja II yang mendukung usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian yang telah membuka ruang kolaborasi ini. Semoga energi positif ini dapat terus terjaga dan berlanjut ke kegiatan-kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ny. Maylenty di hadapan peserta pelatihan dan tamu undangan.

Ketua TP PKK Kabupaten Malinau ini juga menyampaikan harapan agar ke depan, pelatihan semacam ini dapat melibatkan lebih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain seperti Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait lainnya. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Malinau.

“Kepada para narasumber, saya mengapresiasi kesediaan Bapak dan Ibu untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan keahlian kepada para peserta. Mari manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ingatlah, ilmu adalah investasi yang tidak tergantikan. Jangan takut untuk terus belajar dan berkembang,” imbuhnya.

Pelatihan pengolahan cokelat diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari empat kecamatan. Peserta dipilih berdasarkan latar belakang dan komitmen mereka dalam mengembangkan usaha serta produk lokal. Melalui pelatihan ini, cokelat diharapkan dapat menjadi produk unggulan sekaligus oleh-oleh khas Kabupaten Malinau.

“Tepuk tangan yang meriah untuk para peserta terpilih. Kami percaya Bapak dan Ibu memiliki kemampuan dan semangat untuk mengembangkan potensi cokelat Malinau ke depan,” tutup Ny. Maylenty dengan penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam pemberdayaan masyarakat serta mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui pengembangan produk lokal yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *