MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Semangat membawa nama Kabupaten Malinau kembali ditunjukkan para atlet futsal putra dan putri yang akan berlaga di ajang Liga Nusantara di Kota Tarakan.
Kontingen futsal Malinau secara resmi dilepas oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau, Ernest Silvanus, untuk mengikuti kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 17 Agustus 2026.
Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet sebelum bertolak ke Kota Tarakan.
Tidak sekadar melepas keberangkatan, KONI Kabupaten Malinau memberikan pesan dan motivasi agar seluruh pemain mampu menjaga kondisi, disiplin, serta menjunjung tinggi nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.
Dalam arahannya, Ernest meminta para atlet menjaga kesehatan dan kebugaran selama berada di arena pertandingan.
Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang penampilan tim selama menjalani rangkaian pertandingan.
“Jaga kondisi, jaga nama baik Kabupaten Malinau dan dengarkan arahan yang baik dari pengurus AFKAB maupun official tim,” pesan Ernest kepada para atlet.
Ia menegaskan, para pemain tidak hanya membawa kepentingan pribadi ketika berada di lapangan. Setiap penampilan mereka merupakan representasi Kabupaten Malinau.
Karena itu, sikap, kedisiplinan dan sportivitas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan tim.
Ernest juga meminta para atlet tidak menjadikan Liga Nusantara semata-mata sebagai ajang untuk mengejar kemenangan.
Kompetisi tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengukur kemampuan sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan dan latihan yang telah dijalani selama beberapa bulan terakhir.
“Jadikan pertandingan ini sebagai tempat untuk uji coba. Kalian sudah mempersiapkan diri selama beberapa bulan. Sekarang waktunya melihat sejauh mana hasil latihan yang sudah dilakukan,” ujarnya.
Menurut Ernest, pengalaman bertanding menghadapi tim-tim dari daerah lain akan memberikan banyak pelajaran bagi perkembangan futsal Malinau.
Setiap pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kekuatan maupun kelemahan tim, baik dari sisi teknik, fisik, mental maupun kerja sama antarpemain.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pemain tetap mengikuti instruksi pelatih, pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Malinau dan official tim. Kekompakan serta komunikasi yang baik dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan selama kompetisi berlangsung.
Keikutsertaan tim futsal putra dan putri Malinau di Liga Nusantara menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kompetisi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga sekaligus meningkatkan mental bertanding para pemain.
KONI Kabupaten Malinau berharap seluruh kontingen dapat tampil maksimal dengan mengedepankan semangat juang, disiplin dan sportivitas.
Lebih dari sekadar hasil pertandingan, keberangkatan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun kekuatan futsal Malinau agar semakin kompetitif dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.
Dengan membawa semangat dan nama Kabupaten Malinau, para atlet futsal putra dan putri diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik selama berlaga di Kota Tarakan pada Liga Nusantara 2026.(br)









