Kabar Gembira bagi Warga Perbatasan Malinau: Anggaran Subsidi Ongkos Angkut Tahun 2024 Naik Menjadi Rp 35,2 Miliar

Perbatasan
Bupati Malinau Wempi W Mawa, SE., MH

Penulis : Medry | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Warga perbatasan dan pedalaman Kabupaten Malinau meraih kabar gembira dengan kenaikan anggaran program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) tahun 2024 menjadi Rp 35,2 miliar. Penambahan dana ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat perbatasan dan pedalaman Kabupaten Malinau.

Bacaan Lainnya

Inisiatif subsidi penerbangan ke rute perintis yang pertama kali diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau pada tahun 2023 telah merespons keluhan akan keterbatasan anggaran subsidi dari APBN.

Pada tahun 2023, dengan persetujuan Bupati Malinau Wempi W Mawa, SE., MH dan DPRD Kabupaten Malinau, anggaran sebesar Rp 25 miliar dialokasikan untuk mendukung SOA penumpang dan barang.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, SE., M, Si mengonfirmasi kelanjutan program ini untuk tahun 2024.

“Tahun ini (2024), atas kebijakan Pak Bupati dan telah disetujui anggota DPRD yang terhormat, SOA dipastikan akan dilaksanakan lagi pada 2024,” ujarnya.

Tidak hanya itu, anggaran untuk SOA udara juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp 35,2 miliar.

Hal ini disampaikan berdasarkan data resmi dari Bagian Perekonomian dan SDA Setda Malinau, yang mengungkapkan bahwa melalui LPSE Malinau, pagu anggaran untuk SOA Barang dan Penumpang Udara mencapai Rp 35.202.166.270.

Program ini tidak hanya mencakup subsidi penerbangan, tetapi juga termasuk dalamnya layanan kesehatan penerbangan rujukan atau ambulan udara.

“Selain SOA kita ada juga kegiatan penerbangan rujukan atau ambulan udara yang mendapat sambutan baik dari masyarakat,” tambahnya.

SOA Udara juga diperkuat sebagai salah satu kebijakan yang diusung berdasarkan hasil rekomendasi Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) oleh DPRD Malinau.

Meskipun demikian, terdapat catatan bahwa sebagian lapangan terbang memerlukan pendataan lebih lanjut untuk didaftarkan ke Kementerian Perhubungan RI.

Dengan peningkatan anggaran ini, diharapkan akses transportasi udara bagi warga perbatasan dan pedalaman Malinau dapat lebih terjamin dan memperbaiki konektivitas wilayah tersebut. (md)

Simak Berita dan Artikel lainnya di Google News.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *