Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyambut kedatangan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., dalam perjalanan ibadah Natal Pemerintah Kabupaten Malinau di Kecamatan Kayan Hulu, Minggu (7/12/2025).
Rangkaian ibadah Natal ini merupakan agenda rutin Pemkab Malinau yang digelar di sejumlah kecamatan, khususnya wilayah pedalaman.
Prosesi adat dan sambutan masyarakat setempat menjadi momen yang meninggalkan kesan mendalam bagi Bupati. Dalam sambutannya, Wempi mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas penerimaan yang begitu hangat.
“Sebagai pemimpin, saya sangat menghormati budaya dan penyambutan yang luar biasa ini. Namun di sisi lain, ini juga menjadi pengingat bagi saya bahwa masih ada banyak hal yang perlu kita benahi bersama, terutama untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di hadapan masyarakat Kayan Hulu, Wempi menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia memaparkan bahwa Program Desa Sarjana terus berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi generasi muda Malinau.
“Saat ini ada 1.881 putra-putri Malinau yang kita biayai pendidikannya, baik di dalam maupun di luar negeri. Tujuan kita satu, agar anak-anak Malinau tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri, tetapi mampu bersaing dan menjadi pemimpin di berbagai bidang,” kata Wempi.
Ia menegaskan bahwa masa depan Malinau akan sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya, sehingga investasi di sektor ini tidak boleh berhenti.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan perkembangan penanganan kemiskinan di Kabupaten Malinau. Menurutnya, angka kemiskinan saat ini berada di kisaran 5,4 persen, namun pemerintah tetap fokus agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan efektif.
“Kita terus melakukan pendataan yang akurat terhadap keluarga miskin. Kita ingin setiap keluarga miskin benar-benar ditangani secara serius, baik melalui bantuan rumah, pelatihan keterampilan, hingga program pemberdayaan ekonomi,” tegasnya.
Wempi menambahkan, penanganan kemiskinan tidak hanya soal bantuan, tetapi memastikan keluarga mampu bangkit melalui berbagai program pemberdayaan.
Bupati juga menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan dan pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedalaman. Ia menegaskan bahwa jaminan kesehatan, pendidikan gratis, dan bantuan bagi lansia serta anak-anak sekolah tetap menjadi prioritas Pemkab Malinau.
“Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan dasar, baik kesehatan maupun pendidikan. Pemerintah hadir untuk memastikan itu,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Wempi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Natal sebagai ruang memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.
“Kita bangun Kayan Hulu, kita bangun semua desa, dan kita bangun Malinau yang lebih baik,” tutupnya.
Perjalanan ibadah Natal di Kayan Hulu berlangsung khidmat dan menjadi wujud kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat pedalaman. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat dan memperkuat komitmen pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Malinau.








