Pengabdian Masyarakat Ners ITKES WHS Angkatan 4 di SMAN 1 Malinau, Usung Gerakan Cerdas Jantung

Pengabdian Masyarakat

Penulis : Medry | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Sebanyak 57 mahasiswa Profesi Ners RPL Angkatan 4 kelas Malinau dari Program Studi Keperawatan ITKES Wiyata Husada Samarinda menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 1 Malinau, Selasa (1/4/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan remaja, khususnya terkait pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini.

Dari total peserta, sebanyak 55 mahasiswa merupakan penerima pembiayaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau, sementara 2 lainnya mengikuti program secara mandiri.

Menariknya, para mahasiswa tersebut saat ini tidak hanya berstatus sebagai peserta pendidikan profesi, tetapi juga telah bertugas dan bekerja di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Malinau.

Mereka tersebar di RSUD Malinau, Dinas Kesehatan Malinau, serta sejumlah puskesmas, di antaranya Puskesmas Malinau Kota, Malinau Seberang, Pulau Sapi, Long Berang, Metut, Long Nawang, Data Dian, hingga Pujungan.

Kegiatan diawali dengan senam jantung bersama yang diikuti antusias oleh para siswa.

Selanjutnya, dilaksanakan deklarasi sekaligus launching Duta Remaja Cerdas Jantung sebagai bentuk komitmen membangun generasi muda yang peduli terhadap kesehatan.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau yang diwakili oleh Lesmono Wahyu Epi, S.ST.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan promotif dan preventif di lingkungan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menyasar generasi muda. Edukasi kesehatan seperti ini sangat penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini,” ujar Lesmono.

Ia menambahkan, peran mahasiswa kesehatan di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah daerah di sektor kesehatan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya seremonial, tetapi dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya pelajar,” tambahnya.

Sementara itu, dosen pendamping, Ns. Chrisyen Damanik, S.Kep., M.Kep, dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif melalui komunitas yang peduli terhadap kesehatan jantung.

“Melalui program Komunitas Cerdas Jantung ini, kita ingin menyiapkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik. Remaja harus menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungannya,” ungkap Chrisyen.

Ia juga menjelaskan bahwa penyakit tidak menular, termasuk penyakit jantung, kini mulai banyak menyerang usia muda akibat pola hidup yang kurang sehat.

“Karena itu, edukasi sejak usia sekolah menjadi sangat penting agar mereka memahami risiko dan mampu melakukan pencegahan sejak dini,” jelasnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan Malinau yang sehat menuju Indonesia yang lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *