Penulis : Dody irawan | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Nama Wempi W. Mawa, SE., MH, kini tak hanya identik dengan Bupati Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
Di kancah nasional, ia tampil sebagai tokoh penting di bidang pendidikan, menjabat Ketua Bidang Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Perannya membuat suara Malinau turut bergema dalam kebijakan pendidikan skala nasional.
Kesempatan itu kembali terlihat saat Wempi hadir di forum bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Jumat (25/7/2025) di Jakarta.

Di sana, Bupati Wempi mewakili aspirasi kolektif kabupaten se-Indonesia, termasuk memperjuangkan pemerataan fasilitas sekolah di daerah pedalaman.
Beberapa pekan berselang, Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Senayan, Jumat (15/8/2025), mengumumkan langkah besar untuk membenahi pendidikan nasional.
Pemerintah akan menyebarkan 288 ribu smart TV ke sekolah-sekolah pelosok agar anak-anak di desa terpencil dapat belajar dari guru-guru terbaik secara virtual.
“Tahun ini kita akan sebarkan 288 ribu layar pintar, smart platform, smart TV yang akan kami distribusikan hingga ke pelosok-pelosok agar anak-anak di desa tertinggal yang tidak ada guru yang bagus, bisa mengikuti pelajaran dari guru-guru terbaik yang mengajar secara virtual,” kata Prabowo.
Tak hanya itu, pemerintah juga akan membangun 20 sekolah unggulan garuda, 80 sekolah garuda transformasi, dan merenovasi lebih dari 13 ribu sekolah serta 1.400 madrasah.
“Ini masih jauh kurang dari yang kita inginkan. Tapi tahun ini adalah permulaan, tahun depan akan kita cari anggaran tambahan untuk menambahnya,” tambah Prabowo. (dnn)








