Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Harapan untuk kembali mengenyam pendidikan menyala bagi warga Desa Paking dan Desa Harapan Maju, Kabupaten Malinau.
Melalui program dukungan akses pendidikan yang diinisiasi PT Kayan Hydropower Nusantara atau KHN, sebanyak 49 warga belajar dinyatakan lulus ujian kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C pada awal Juni 2026.
Mereka merupakan bagian dari 55 warga yang mengikuti ujian kesetaraan melalui program kelas jarak jauh bekerja sama dengan PKBM Melati.
Tingkat kelulusan program ini mencapai sekitar 90 persen, dengan rincian 13 peserta lulus Paket A, 19 peserta Paket B, dan 17 peserta Paket C.
Program tersebut menjadi bagian dari pilar Pendidikan dalam program keberlanjutan KHN Lestari.
Kehadirannya juga mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi warga di sekitar proyek PLTA Mentarang Induk yang selama ini menghadapi kendala jarak dan transportasi menuju sekolah formal.
Salah satu warga belajar Paket B, Susanti, mengaku program ini membuka kembali kesempatan yang dulu sempat tertutup.
“Dulu, banyak dari kami yang hanya tamatan SD, atau bahkan ndak sekolah sama sekali. Sulit kalau mau ke Pulau Sapi untuk sekolah karena lokasinya terlalu jauh. Lewat program ini, kami akhirnya bisa kembali bersekolah dekat dari rumah dan tak ada biayanya,” ungkap Susanti.
Sementara itu, tutor PKBM Melati, Calvinus, mengatakan keberhasilan warga belajar menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para pendamping. Menurutnya, pendidikan kesetaraan bukan hanya soal mengajar, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat.
“Melihat binar bahagia di mata para warga saat menerima ijazah adalah bayaran terbaik atas seluruh dedikasi kami di ruang kelas,” ujar Calvinus.
KHN menegaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.
Tidak hanya membangun infrastruktur energi melalui PLTA Mentarang Induk, KHN juga berupaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kelulusan para warga belajar ini diharapkan menjadi motivasi bagi keluarga dan generasi muda di Desa Paking dan Harapan Maju untuk terus menempuh pendidikan setinggi-tingginya.








