Kunjungi Pengrajin Batik & Rotan, Maylenty Wempi Pastikan Kualitas Produk Lokal untuk IRAU Malinau 2025

Pengrajin
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Malinau, Ny. Maylenty Wempi, SE saat mengunjungi Pengrajin Lokal Malinau (Foto : Kule / Pijar Malinau)

Penulis : Steven YL | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Festival Budaya IRAU Malinau 2025 bukan hanya menjadi perayaan budaya, tapi juga menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Malinau.

Bacaan Lainnya

Hal ini tampak jelas dari langkah nyata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Malinau, Ny. Maylenty Wempi, SE, yang melakukan kunjungan langsung ke para pengrajin batik dan rotan pada Kamis (2/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Maylenty Wempi tidak sekadar hadir memberi semangat, tetapi juga memastikan kualitas produk lokal yang akan dipamerkan dan dijual melalui stand Dekranasda selama perhelatan IRAU.

Mulai dari batik khas Malinau hingga kerajinan rotan, semua disiapkan untuk memastikan pengunjung mendapatkan produk yang berkualitas.

“Ini bentuk dukungan nyata kita. Jangan hanya bicara bangga pada produk lokal, tapi harus dibarengi aksi nyata untuk menghidupkan UMKM kita sendiri,” tegas Ny. Maylenty kepada PijarMalinau.com.

Ia menyampaikan bahwa para pengrajin sangat antusias menyambut IRAU. Mereka kini tengah sibuk menyiapkan stok pesanan dan produk unggulan yang akan dipamerkan selama festival berlangsung.

“Pengrajin semangat sekali. Ini momentum emas bagi mereka, dan kita harus hadir memberikan dukungan penuh,” lanjutnya.

Dekranasda juga sedang memfasilitasi pembentukan badan hukum untuk komunitas pengrajin batik di Malinau. Upaya ini dimaksudkan agar usaha para pengrajin bisa tumbuh lebih profesional, mendapat kepastian hukum, dan mampu bersaing di pasar regional hingga nasional.

“Kita ingin pengrajin batik punya wadah resmi, supaya harga produk bisa bersaing dan mereka lebih mudah dalam mengakses bahan baku,” jelasnya.

Tak hanya batik, kerajinan rotan juga mendapat perhatian besar. Menurut Ny. Maylenty, produk rotan lokal seperti keranjang dan gapura sudah dipesan khusus untuk menunjang dekorasi dan kebutuhan selama IRAU berlangsung.

“Produk rotan Malinau selalu jadi favorit. Bahkan di event nasional pun selalu kita bawa dan hasilnya luar biasa,” tambahnya.

Menurutnya, IRAU tidak hanya jadi panggung budaya, tetapi juga sarana promosi besar-besaran bagi produk lokal. Semua hasil kerajinan nantinya dapat dilihat dan dibeli langsung di stand Dekranasda selama pelaksanaan IRAU 2025. (syl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *