MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara 2026 resmi diundur dari jadwal semula 9 September menjadi 10 November 2026.
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Kalimantan Utara bersama Wakil Gubernur, Ketua KONI Kaltara, perwakilan pemerintah kabupaten dan kota, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se-Kaltara, serta jajaran pengurus KONI.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan perubahan jadwal bukan disebabkan oleh ketidaksiapan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah. Penundaan dilakukan karena masih terdapat sejumlah persoalan teknis dan administrasi pada beberapa cabang olahraga.
“Kalau untuk Malinau sebagai tuan rumah, kami sudah sangat siap. Yang menjadi kendala adalah beberapa hal teknis di tingkat cabang olahraga,” ujar Ernes usai mengikuti kegiatan senam di halaman Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Jumat (7/8/2026).
Ia menjelaskan, Porprov Kaltara 2026 direncanakan mempertandingkan 48 cabang olahraga utama dan dua cabang olahraga ekshibisi. Namun, dari total 50 cabang tersebut, baru 34 cabang olahraga yang menyerahkan Technical Handbook (THB) kepada KONI Kaltara.
THB menjadi pedoman teknis pertandingan yang memuat mekanisme kompetisi, peraturan, kategori, nomor pertandingan, hingga medali yang diperebutkan.
Menurut Ernes, belum lengkapnya dokumen tersebut berpotensi mengganggu persiapan kontingen dan merugikan atlet yang telah berlatih sejak jauh hari. Penundaan juga mempertimbangkan proses administrasi serta pengadaan barang dan jasa yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan.
KONI Kaltara memberikan batas waktu hingga 10 Agustus 2026 kepada pengurus cabang olahraga yang belum menyerahkan THB. Apabila tidak dipenuhi, cabang olahraga terkait terancam tidak dipertandingkan.
Ernes menegaskan, Pemerintah Kabupaten Malinau terus melakukan pembenahan venue sejak mendapat pendampingan KONI Kaltara pada Februari 2025. Fasilitas penunjang, termasuk penerangan, juga akan dilengkapi melalui APBD Perubahan.
Porprov Kaltara 2026 diperkirakan berlangsung selama 10 hari. Sejumlah venue disiapkan secara multifungsi agar dapat digunakan bergantian oleh beberapa cabang olahraga.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga telah mengalokasikan dana hibah sekitar Rp2 miliar kepada Panitia Besar Porprov untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut. (*)









