Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau merilis data kemiskinan terbaru yang menunjukkan adanya penurunan signifikan jumlah penduduk miskin di daerah tersebut.
Dalam periode 2024–2025, jumlah penduduk miskin berkurang 1,21 ribu jiwa.
Pada 2024, jumlah penduduk miskin tercatat 6,45 ribu jiwa atau 6,94 persen.
Sementara itu, pada 2025 angkanya turun menjadi 5,24 ribu jiwa atau 5,56 persen.
Penurunan ini dinilai sebagai perkembangan positif dalam kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Meski demikian, garis kemiskinan (GK) tercatat meningkat. Pada 2024 GK berada di angka Rp 791.037 per kapita, dan naik 3,81 persen menjadi Rp 821.188 per kapita pada 2025.
Kenaikan GK umumnya menunjukkan meningkatnya kebutuhan dasar yang harus dipenuhi masyarakat.
BPS juga mencatat perbaikan pada indikator Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2).
-
P1 turun dari 0,57 pada 2024 menjadi 0,25 pada 2025. Indeks ini menggambarkan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan.
-
P2 turun dari 0,06 menjadi 0,01, yang menunjukkan tingkat ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin semakin rendah.
Penurunan kedua indeks tersebut mengindikasikan bahwa selain berkurangnya jumlah penduduk miskin, kondisi mereka juga semakin membaik.
Pengeluaran penduduk miskin semakin mendekati garis kemiskinan dan kesenjangan di antara mereka semakin kecil.
Rilis BPS ini menjadi gambaran bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Malinau menunjukkan hasil yang cukup signifikan sepanjang 2025.
Data selengkapnya dapat diakses melalui situs resmi BPS Kabupaten Malinau.








