MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Cabang olahraga (cabor) aquatik pada ajang Bupati Malinau Cup (BMC) 2026 sukses melahirkan sederet atlet muda berbakat yang diproyeksikan menjadi andalan Kabupaten Malinau pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara 2026.
Sejumlah nomor perlombaan berlangsung kompetitif dengan dominasi beberapa atlet yang tampil konsisten di berbagai kategori. Sabtu 1 Agustus 2026, di Kolam Renang Pemda Malinau.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyon) 614/RJP, Ketua Akuatik Kabupaten Malinau, serta Wakil Ketua Akuatik Kalimantan Utara. Kehadiran para pemangku kepentingan olahraga tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet lokal menuju prestasi yang lebih tinggi.
Persaingan paling menonjol diperlihatkan oleh Rhayya, yang tampil sebagai perenang terbaik di kelompok putra dengan menyabet lima gelar juara pertama. Rhayya berhasil menjadi yang tercepat pada nomor 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya punggung, 100 meter gaya dada, 100 meter gaya kupu-kupu, 50 meter gaya kupu-kupu, serta 100 meter gaya bebas.
Sementara di kelompok putri, Zefanya menunjukkan dominasi yang sama impresifnya. Ia keluar sebagai juara pertama pada nomor 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya punggung, 100 meter gaya kupu-kupu, dan 50 meter gaya kupu-kupu.
Di nomor lainnya, persaingan juga berlangsung sengit. Yona Justien berhasil menjadi juara pertama pada 100 meter gaya dada, 100 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya bebas putri.
Sedangkan Novelius tampil sebagai juara pada nomor 50 meter gaya dada putra, dan Febby menjadi yang terbaik di nomor 50 meter gaya dada putri. Untuk nomor 50 meter gaya bebas putra, gelar juara diraih oleh Arga.
Seluruh peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan ini merupakan atlet-atlet lokal asal Kabupaten Malinau. Penyelenggaraan BMC 2026 menjadi bagian dari upaya menjaring sekaligus mengukur kemampuan atlet daerah sebelum menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua panitia menyampaikan bahwa hasil kejuaraan ini akan menjadi dasar pelaksanaan pembinaan lanjutan. Atlet yang berhasil meraih peringkat juara 1 hingga juara 3 di seluruh nomor akan dipersiapkan secara intensif sebagai bagian dari kontingen Malinau menuju Porprov Kalimantan Utara 2026.
Selain fokus pada pembinaan atlet, penyelenggara juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pertandingan, khususnya terhadap perangkat pertandingan dan perwasitan.
Evaluasi tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Malinau akan mengemban tanggung jawab sebagai tuan rumah Porprov Kalimantan Utara 2026, sehingga kualitas penyelenggaraan harus memenuhi standar kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Melalui pelaksanaan Aquatik BMC 2026, diharapkan lahir semakin banyak atlet renang berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Malinau di tingkat provinsi maupun nasional.
Kompetisi ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah Malinau dan insan olahraga dalam membangun prestasi melalui pembinaan atlet sejak usia dini.(sy)








