Penulis : Medry | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – DPRD Kabupaten Malinau resmi menetapkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat lantai II DPRD Malinau, Rabu (20/8/2025).
Adapun dua Raperda yang disahkan yakni Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 dan Raperda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut, menyampaikan apresiasi kepada jajaran legislatif atas kerja keras dan komitmen dalam proses pembahasan hingga penetapan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja keras dan kemitraan yang luar biasa dalam setiap tahapan penyusunan RPJMD ini,” ucap Bupati Wempi dalam sambutannya.
Menurutnya, dokumen RPJMD bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan panduan utama arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.
“RPJMD ini bukan hanya sekadar dokumen formal, melainkan peta dan arah jalan pembangunan daerah kita. Di dalamnya tercermin cita-cita dan harapan kita bersama untuk mewujudkan Malinau yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan tetap berlandaskan budaya serta kearifan lokal,” ujarnya.
Bupati Wempi menambahkan, penyusunan RPJMD dilakukan melalui proses yang panjang, kolaboratif, dan partisipatif.
Ia menyebutkan, berbagai unsur masyarakat dilibatkan dalam proses tersebut, mulai dari legislatif, eksekutif, akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, pemuda, perempuan, hingga forum anak dan lansia.
“Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong kita dalam membangun Malinau. Setiap aspirasi dihimpun dan dipertimbangkan sebagai bagian dari visi bersama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Wempi juga memaparkan lima program inovasi daerah yang menjadi prioritas dalam RPJMD, yaitu Wajib Belajar Malinau Maju, Desa Sarjana Unggul, Pertanian Sehat (PESAT), Smart Government (SAGET) dan Milenial Mandiri.
“Program-program ini dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan daerah secara konkret dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” jelas Wempi.
Ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi RPJMD sangat ditentukan oleh sinergi antar semua pihak.
“Kami berkomitmen mengarahkan anggaran pada program prioritas yang berdampak nyata. Namun keberhasilan RPJMD sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Wempi mengajak masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan RPJMD sekaligus mengucapkan selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
“Penetapan RPJMD ini adalah titik awal menuju masa depan Malinau yang lebih cerah. Mari kita jadikan dokumen ini sebagai kompas pembangunan, dan terus jaga semangat persatuan untuk membangun bersama,” pungkasnya. (md)








