Penulis : Medry | Editor : Evandry
SURABAYA, PIJARMALINAU.COM – Kepemimpinan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., kembali mendapat sorotan positif di tingkat nasional.
Sabtu (30/8/2025), Bupati Wempi hadir langsung dalam acara pelepasan 250 pelajar penerima beasiswa ke Taiwan–China yang digelar Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) di Whiz Luxe Hotel Spazio, Surabaya.
Dari ratusan peserta yang diberangkatkan, empat di antaranya berasal dari Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Satu pelajar merupakan peserta Program Desa Sarjana Unggul, sebuah program unggulan Pemkab Malinau yang dimulai sejak awal kepemimpinan Wempi-Jakaria pada periode pertama.
“Anak-anak dari desa kita didik dan diarahkan sesuai potensi dan karakteristik asal desanya dan setelah selesai kuliah, mereka akan kembali mengabdi ke desa,” tegas Wempi.
Langkah ini mendapat apresiasi langsung dari Founder ITCC, Dahlan Iskan, yang menyebut program tersebut sebagai contoh nyata komitmen daerah dalam mencetak SDM unggul.
“Program Desa Sarjana Unggul itu luar biasa. Saya sangat mengapresiasi Bupati Malinau, Pak Wempi. Beliau hadir langsung di acara ini, itu bukti nyata bahwa beliau serius soal pendidikan. Tidak banyak kepala daerah yang seberani ini mendukung anak-anaknya kuliah sampai ke luar negeri,” ujar Dahlan Iskan dalam sambutannya.
Daftar Pelajar Malinau, Hasil Kerja Sama Pemkab Malinau–ITCC adalah:
-
Bunga Cleo Darlina, dari Desa Tanjung Nanga – jurusan Kedokteran, Hubei Polytechnic University (Desa Sarjana Unggul).
-
Charina Denisa, dari Desa Mentarang Baru – jurusan Teknik Sipil, Universitas Wijaya Kusuma (Desa Sarjana Unggul).
-
Crystian Rizki Arung Padang, dari Desa Malinau Seberang – jurusan International Business Management, Jiangsu Vocational College of Business (Beasiswa SIBT).
-
Damarzon Daud, dari Desa Sempayang – jurusan International Business Management, Jiangsu Vocational College of Business (Beasiswa SIBT).
-
Wulan, dari Kecamatan Mentarang – jurusan Cyber Engineering, Guangxi Polytechnic of Construction (Beasiswa SIBT).
Sejak diluncurkan pada periode pertama kepemimpinan Wempi–Jakaria, program Desa Sarjana Unggul telah mengantarkan ribuan generasi muda Malinau ke perguruan tinggi, baik dalam negeri maupun luar negeri, termasuk ke Taiwan–China melalui kerja sama dengan Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC).
“Anak-anak dari desa juga punya hak yang sama untuk meraih mimpi. Tugas pemerintah adalah membuka jalan itu. Dan kami akan terus melakukannya,” tegasnya.
Sejak awal menjabat pada 2021, Bupati Wempi menetapkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan. Program Wajib Belajar Malinau Maju, Desa Sarjana Unggul, dan Milenial Mandiri menjadi pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia Malinau yang cerdas, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global, tanpa kehilangan jati diri dan akar budaya lokal. (md)








