Ny. Maylenty Ajak Perkuat Persatuan dan Ekonomi Keluarga dalam Raker Bangen Tavai

Ekonomi Keluarga dalam Raker Bangen Tavai

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai (Kenyah Umalasan) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya lokal melalui pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Malinau, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua Umum Bangen Tavai, Ny. Maylenty, S.E., menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Kehadiran pemerintah dan seluruh undangan merupakan kehormatan sekaligus bentuk dukungan nyata bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan, khususnya pada sektor ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelestarian nilai-nilai budaya Dayak Kenyah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Bangen Tavai memiliki visi besar untuk mewujudkan organisasi yang bersatu, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan ekonomi keluarga, pemberdayaan SDM, serta pelestarian budaya.

Untuk mencapai visi tersebut, organisasi telah menetapkan sejumlah program strategis, mulai dari pengembangan UMKM berbasis potensi lokal hingga peningkatan kapasitas generasi muda dalam kewirausahaan.

Sebagai implementasi nyata dari program tersebut, pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026, Bangen Tavai menyelenggarakan pelatihan membatik. Kegiatan ini dinilai tidak sekadar meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha produktif bagi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong lahirnya pelaku usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, serta menumbuhkan semangat berkarya dan berinovasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan industri kreatif berbasis budaya lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Malinau secara lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan yang selama ini diberikan kepada organisasi kemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak dapat dicapai secara sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dunia usaha, dan masyarakat.

Ketua Umum juga mengajak seluruh keluarga besar Bangen Tavai untuk terus memperkuat persatuan dan semangat gotong royong, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Jangan biarkan perbedaan menjadi penghalang. Jadikan persaudaraan sebagai pondasi dan kebersamaan sebagai modal utama dalam membangun daerah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia dan tuan rumah atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Rapat Kerja Bangen Tavai Tahun 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan program-program strategis yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan permohonan kepada Bupati Malinau untuk membuka secara resmi Rapat Kerja Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai Tahun 2026.(br)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *