MALINAU, PIJARMALINAU.COM– Kejuaraan Bupati Malinau Cup (BMC) Tahun 2026 cabang olahraga atletik resmi berakhir dengan sukses, menghadirkan persaingan ketat sekaligus melahirkan sejumlah atlet muda potensial yang diproyeksikan menjadi andalan daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak Senin hingga Jumat (27–31 Juli 2026), diikuti oleh kurang lebih 150 atlet dari berbagai kategori.
Pelaksanaan kejuaraan ini dipusatkan di Stadion Malinau dan mempertandingkan sebanyak 12 nomor lomba, baik untuk kategori putra maupun putri. Sejak babak penyisihan hingga final, atmosfer pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari masyarakat dan para pecinta olahraga.
Ketua Panitia BMC yang juga Wakil Ketua KONI Kabupaten Malinau, Gamaliel, hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan final. Ia didampingi Sekretaris Umum KONI Haji Widodo serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malinau, Lawing.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga atletik di daerah.
Pada partai final, dominasi atlet-atlet muda asal Malinau terlihat jelas. Sejumlah nama yang sebelumnya telah menyumbangkan medali emas pada Porprov I kembali menunjukkan performa gemilang.
Evelin tampil impresif di nomor lari jarak jauh, sementara Jasika unggul di nomor jarak pendek. Di kategori putra, Venik juga berhasil mempertahankan prestasinya.
Selain itu, kejuaraan tahun ini juga menghadirkan wajah-wajah baru yang tak kalah bersinar. Atlet seperti Prayoga, David Julius, dan Johan sukses menguasai nomor sprint.
Di sektor putri, Vera Harlinda dan Valen menunjukkan performa menjanjikan. Sementara di nomor lempar, Aran Sances dan Sependra turut mencuri perhatian dengan capaian terbaik mereka.
Salah satu momen paling menarik terjadi pada nomor lari jarak jauh putra. Dua atlet terbaik, Aleksandro dan Levi, berhasil menyita perhatian penonton dengan persaingan sengit hingga garis finis.
Keduanya sukses meraih podium pertama dan kedua, sekaligus mengungguli atlet dari kabupaten tetangga seperti Tana Tidung dan Nunukan.
Ketua PASI Kabupaten Malinau, Yulius Ruruk Pasiakan, yang hadir bersama Sekretaris Umum PASI Herman, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kejuaraan tahun ini. Ia menilai BMC 2026 menjadi ajang yang sangat penting dalam menjaring bibit atlet muda berbakat.
“Atmosfer pertandingan tahun ini luar biasa. Banyak atlet muda potensial yang muncul dan menunjukkan kualitasnya. Ini menjadi modal besar bagi Malinau untuk menghadapi Porprov II,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yulius mengungkapkan bahwa para atlet terbaik dari seluruh nomor yang dipertandingkan akan segera mengikuti program pemusatan latihan atau training center (TC). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II yang akan digelar di Kabupaten Malinau.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, KONI, serta Dispora atas dukungan yang terus diberikan, baik dari segi pembiayaan maupun penyediaan sarana dan prasarana. Dukungan tersebut dinilai sangat berperan dalam kelancaran pelaksanaan kejuaraan.
Dengan berakhirnya BMC 2026 cabang atletik, diharapkan Malinau semakin siap mencetak prestasi di tingkat provinsi, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu daerah dengan potensi atletik yang menjanjikan di Kalimantan Utara.(br)








