Penulis : Steven YL | Editor : Evandry
MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menegaskan bahwa pendanaan artis untuk Festival Budaya IRAU 2025 tidak berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pernyataan ini disampaikan Sekda saat membuka kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) 2025 di halaman SMP Negeri 1 Malinau, Rabu (24/9/2025).
“Semua artis yang diundang dibiayai murni dari dukungan badan usaha dan pihak swasta di Malinau. Jadi tidak menggunakan APBD sepeser pun,” tegas Ernes Silvanus.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi keliru di sejumlah akun media sosial yang menyebut bahwa pemerintah menggunakan dana APBD untuk membayar artis nasional yang akan tampil dalam rangkaian IRAU 2025.
PijarMalinau.com melakukan penelusuran terhadap kabar tersebut dan menemukan bahwa informasi itu berasal dari akun yang tidak menyertakan bukti maupun sumber yang dapat diverifikasi.
Dalam konfirmasi kepada pihak penyelenggara, disebutkan bahwa pendanaan untuk kehadiran artis memang berasal dari sponsorship dan kerja sama dengan pihak swasta di Malinau.
Pemerintah Kabupaten Malinau sendiri terus mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung kegiatan daerah, sebagai bagian dari semangat kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor privat.
Selain meluruskan informasi terkait pendanaan, Sekda juga mengajak seluruh pihak, terutama kalangan pendidikan untuk memanfaatkan Festival IRAU sebagai media pembelajaran langsung bagi para siswa.
“Ini kesempatan anak-anak kita belajar langsung, menilai pameran, dan melihat perkembangan daerah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa IRAU bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga ruang ekspresi budaya dan pembangunan yang perlu diakses oleh generasi muda.
“Festival IRAU 2025 harus menjadi ruang bagi masyarakat Malinau untuk menunjukkan jati diri, memperkuat budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ernes.
Festival Budaya IRAU 2025 akan menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Malinau.
Beragam agenda budaya, pameran pembangunan, serta hiburan rakyat dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai media yang lahir dari rahim Malinau, PijarMalinau.com memegang tanggung jawab moral untuk menjaga informasi yang jernih dan akurat bagi masyarakat. Kami percaya bahwa kritik adalah bagian penting dari demokrasi, namun harus berdiri di atas data dan kebenaran.
Pijarmalinau.com mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta menjadikan media lokal sebagai rujukan utama dalam mendapatkan klarifikasi atas isu-isu yang berkembang. (syl)








