TARAKAN, PIJARMALINAU.COM – Sebanyak 49 mahasiswa Program Magister Ilmu Manajemen (MIM) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Angkatan 2024 resmi menyelesaikan pendidikan dan mengikuti rangkaian Wisuda XLIII UBT Tahun Akademik 2025/2026.
Awalnya, angkatan ini terdiri dari 50 mahasiswa yang berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN, namun satu peserta belum dapat menyelesaikan studi hingga pelaksanaan wisuda.
Rangkaian akademik diawali dengan pelaksanaan yudisium pada 25 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan Wisuda XLIII UBT yang digelar pada 29 Juli 2026 di Kampus Universitas Borneo Tarakan. Pada periode wisuda kali ini, UBT meluluskan 755 wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas dan program studi.
Magister Ilmu Manajemen Angkatan 2024 menjadi salah satu angkatan yang memiliki keistimewaan tersendiri. Program ini merupakan satu-satunya kelas kerja sama antara Universitas Borneo Tarakan dengan pemerintah daerah di Kalimantan Utara yang seluruh biaya pendidikannya didanai oleh pemerintah daerah.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau memberikan beasiswa penuh yang mencakup biaya Dana Pengembangan Institusi (DPI) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama empat semester. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi aparatur pemerintah maupun masyarakat.
Atas nama seluruh mahasiswa Magister Ilmu Manajemen Angkatan 2024, para lulusan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan yang diberikan sejak awal perkuliahan hingga seluruh rangkaian pendidikan dapat diselesaikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya kepada Bupati Malinau, Wakil Bupati Malinau, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau yang telah mendukung sepenuhnya, baik melalui pemberian beasiswa maupun berbagai fasilitas selama proses perkuliahan hingga kami dapat menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda,” Ungkap Henry Fangiran, SE.,MM mewakili mahasiswa Magister Ilmu Manajemen Angkatan 2024.
Para lulusan juga menyampaikan harapan agar komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam pembangunan sumber daya manusia dapat terus berlanjut.
“Semoga Pemerintah Kabupaten Malinau senantiasa diberkati Tuhan dan terus membawa Kabupaten Malinau menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, serta mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.
Program beasiswa kerja sama ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan tinggi di Kalimantan Utara, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.








