Bupati Malinau Hadiri dan Dukung Penuh Raker KKBBT Kaltim–Kaltara 2026, Perkuat Solidaritas dan Arah Strategis Organisasi

Raker KKBBT Kaltim–Kaltara 2026

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Pemerintah Kabupaten Malinau menunjukkan dukungan nyata terhadap pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai (KKBBT) Kaltim–Kaltara Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Malinau lebih tepatnya di desa setarap kecamatan malinau selatan hilir.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Bacaan Lainnya

Pembukaan Raker berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pengurus KKBBT yang dinilai konsisten menjaga semangat persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat.

Kehadiran Bupati Malinau beserta jajaran pemerintah daerah, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat, menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap eksistensi dan peran strategis organisasi kemasyarakatan.

Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan KKBBT dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa ukuran keberhasilan sebuah organisasi tidak semata dilihat dari jumlah anggotanya, melainkan dari tingkat kepedulian dan kontribusinya terhadap sesama.

Oleh karena itu, Raker ini dipandang bukan sekadar forum pembahasan agenda organisasi, melainkan sebagai momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada anggota dan masyarakat luas.

Salah satu agenda penting dalam Raker ini adalah evaluasi program kerja setiap bidang dan seksi. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi bersama untuk melihat capaian yang telah diraih, mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, serta merumuskan langkah strategis ke depan. Pendekatan evaluatif ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program organisasi.

Selain itu, Raker juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan Musyawarah Besar (MUBES) KKBBT yang direncanakan berlangsung pada tahun 2029. Persiapan yang dilakukan sejak dini mencerminkan komitmen organisasi dalam membangun tata kelola yang baik serta memiliki visi jangka panjang.

Diharapkan, MUBES mendatang tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya gagasan inovatif yang relevan dengan tantangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Malinau dalam kesempatan tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Pembangunan daerah, menurut pemerintah, tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kekeluargaan seperti KKBBT yang memiliki jaringan luas dan nilai kebersamaan yang kuat.

Di akhir sambutan, seluruh anggota KKBBT diajak untuk terus menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Keberagaman yang ada diharapkan menjadi kekuatan yang mampu mendorong kemajuan daerah, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan.

Rapat Kerja KKBBT Kaltim–Kaltara Tahun 2026 secara resmi dinyatakan dibuka, dengan harapan seluruh keputusan yang dihasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas. Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Malinau yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.(br)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *