Pemkab Malinau Perkuat Sinergi dengan BPJS Kesehatan, Sekda Tekankan Penyelesaian Masalah Layanan Kesehatan Secara Terukur

MALINAU, PIJARMALINAU.COM   – Pemerintah Kabupaten Malinau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui penguatan koordinasi bersama BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Utama BPJS Kesehatan Kabupaten Malinau Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Intulun, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menjadi wadah evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis dalam memperkuat penyelenggaraan layanan kesehatan, khususnya pada semester pertama tahun 2026.

Dalam arahannya, Sekda Ernes menegaskan bahwa setiap persoalan yang ditemukan selama proses pelayanan harus segera ditindaklanjuti secara konkret. Menurutnya, forum evaluasi tidak boleh berhenti pada penyampaian permasalahan semata, tetapi harus menghasilkan solusi yang terukur dan dapat dipantau progres penyelesaiannya.

“Kalau ada catatan di semester pertama ini, harus dilihat perkembangannya. Jangan sampai nanti di akhir semester atau akhir tahun masalahnya masih sama. Berarti tidak ada perkembangan,” tegas Ernes.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah masih terbatasnya jumlah tenaga dokter di beberapa fasilitas kesehatan di Kabupaten Malinau. Kondisi tersebut dinilai memerlukan penanganan bersama agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Untuk memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan secara sistematis, Sekda meminta seluruh hasil pembahasan forum disusun dalam bentuk tabulasi yang memuat daftar permasalahan, instansi penanggung jawab, langkah tindak lanjut, serta target waktu penyelesaiannya. Mekanisme tersebut diharapkan menjadi instrumen evaluasi yang memudahkan seluruh pihak memantau perkembangan setiap program perbaikan.

“Melalui daftar yang jelas, kita bisa mengetahui mana persoalan yang sudah selesai, mana yang masih berproses, dan jika ada kendala kita dapat segera mencari solusi yang tepat,” ujarnya.

Selain menyoroti aspek teknis pelayanan kesehatan, Sekda Ernes juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta forum, termasuk jajaran DPRD Kabupaten Malinau yang dinilai konsisten memberikan dukungan terhadap pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, maupun lingkungan hidup. Sinergi lintas sektor tersebut, menurutnya, menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia juga meminta seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengikuti forum agar segera menyampaikan hasil pembahasan kepada pimpinan masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting agar keputusan dan kebijakan yang diperlukan dapat segera ditetapkan tanpa menunggu proses yang berlarut-larut.

Menutup arahannya, Sekda berharap forum kemitraan ini mampu menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Semoga apa yang menjadi catatan hari ini dapat menjadi daya dorong untuk memperbaiki pelayanan kesehatan kita ke depan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *