Adisuputra Apresiasi Ny. Maylenty Wempi: Ketua PKK yang Visioner dan Adaptif di Era Digital

Adisuputra
Dr. (c) Adisuputra, S.T., M.Kom., Direktur Operasional Pijar Teknologi Mediatama.

Penulis : Medry | Editor : Evandry

MALINAU, PIJARMALINAU.COM – Di hadapan 2.652 kader PKK dari 109 desa se-Kabupaten Malinau yang memadati Ruang Tebengang, Senin (15/9/2025), Pemerintah Kabupaten Malinau kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi digital hingga ke akar rumput masyarakat.

Bacaan Lainnya

Salah satu momen penting dalam rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Jambore Kader PKK itu adalah sesi bertema “Digitalisasi Administrasi PKK yang Efektif dan Akuntabel”, yang menghadirkan Dr. (c) Adisuputra, S.T., M.Kom., Direktur Operasional Pijar Teknologi Mediatama, sebagai narasumber.

Di hadapan ribuan kader PKK, Adisuputra menyampaikan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam tata kelola organisasi masyarakat.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, tapi keharusan. Terutama bagi PKK, sebagai organisasi yang berhadapan langsung dengan masyarakat di tingkat paling bawah,” tegas Adisuputra.

Dalam paparannya, ia memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen PKK (SIM PKK), sebuah platform digital yang sedang dikembangkan oleh Pijar Teknologi Mediatama dan direncanakan akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

“SIM PKK merupakan bagian dari ekosistem Smart Government (SAGET) yang saat ini sedang dibangun secara terintegrasi di Kabupaten Malinau. Sistem ini akan membantu kader mencatat, melapor, dan mengelola data dengan lebih mudah, tertib, dan akuntabel,” jelasnya.

Adisuputra menjelaskan bahwa pengembangan SIM PKK dilakukan secara bertahap, dimulai dengan fitur-fitur dasar yang paling dibutuhkan oleh kader di lapangan.

Pada tahap pertama ini, sistem akan memuat modul-modul penting seperti struktur organisasi PKK, pendataan keluarga berbasis NIK, klasifikasi sosial ekonomi, histori keluarga binaan, hingga fitur monitoring intervensi bantuan, laporan bulanan/tahunan, serta statistik capaian program.

“Kader PKK tidak perlu lagi bingung menyusun laporan tiap bulan. Sistem ini menyimpan dan menyajikan data secara otomatis. Tinggal akses dan unduh. Semua berbasis otorisasi, sehingga tiap level pengguna mulai dari desa, kecamatan, kabupaten bisa fokus pada perannya masing-masing,” terang Adisuputra.

Tak hanya menyederhanakan pelaporan, SIM PKK juga menyediakan modul autentikasi, audit trail, hingga integrasi data kependudukan dan gateway API yang memungkinkan sistem ini terhubung dengan layanan digital lainnya dalam kerangka SAGET.

Dalam kesempatan itu, Adisuputra juga secara terbuka memberikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, S.E., yang dinilainya memiliki visi kuat dan kepekaan tinggi terhadap perkembangan zaman.

“Saya sangat mengapresiasi Ibu Maylenty Wempi. Beliau peka terhadap kebutuhan kader dan cepat menangkap pentingnya digitalisasi. Dukungan beliau jadi faktor penting kenapa SIM PKK ini bisa terwujud,” ungkap Adisuputra. (md)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *